Menurut Kantor Berita ABNA, Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan Palestina adalah masalah yang paling penting bagi dunia Muslim sebagaimana memerangi penindas dan mendukung yang tertindas adalah dasar Islam.
Sekitar enam dekade yang lalu kelompok Zionis telah memaksa orang-orang Muslim Palestina keluar dari wilayah mereka dan menduduki tanah mereka, kata Salehi dalam sebuah pesan dalam Konferensi Internasional ketiga dan Festival Perlawanan Islam di Isfahan, Rabu. Menteri luar negeri Iran mencatat bahwa rezim Zionis Israel menggunakan uang, tenaga, dan penipuan untuk mencuci otak masyarakat dunia dan melembagakan dominasinya atas Palestina. Salehi juga menyebut penunjukan hari Jumat terakhir pada bulan suci Ramadhan sebagai Hari Quds Internasional oleh Pendiri Republik Islam Iran Imam Khomeini, mengatakan bahwa Republik Islam telah membuat masalah Palestina selalu hidup.
Menteri luar negeri Iran menyatakan bahwa republik Islam Iran mampu menyajikan contoh perlawanan Islam melalui perjuangan rakyatnya selama 33 tahun terakhir.
Mengacu pada gelombang Kebangkitan Islam di Afrika Utara dan Timur Tengah, Salehi mengatakan gerakan menggulingkan antek negara dan kekuatan kolonialis akan membantu pembebasan rakyat Palestina dalam waktu dekat.